Pemerintah Tetapkan Jadwal Libur Awal Puasa Sekolah 2026, Siswa Belajar Mandiri 18-20 Februari

admin

Pemerintah Indonesia telah resmi menetapkan jadwal libur awal puasa Ramadan 1447 Hijriah bagi seluruh jenjang murid sekolah. Para siswa akan menjalani masa pembelajaran di luar satuan pendidikan atau belajar mandiri selama tiga hari, yakni pada 18 hingga 20 Februari 2026.

Keputusan ini merupakan hasil koordinasi lintas kementerian yang melibatkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), (Kemenag), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penetapan jadwal ini disepakati dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno pada 5 Februari 2026.

Tujuan dan Makna Libur Awal Puasa

Masa libur awal puasa ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk beradaptasi dalam menjalankan ibadah puasa. Selain itu, libur ini juga dimaksudkan untuk mendukung kesiapan fisik dan mental siswa, serta mengoptimalkan kegiatan keagamaan seperti pesantren kilat dan tadarus Al-Qur’an. Ini menjadi momentum penting bagi pelajar untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan secara spiritual, emosional, dan sosial.

Penetapan Awal Ramadan Melalui Sidang Isbat

Sementara itu, penetapan resmi 1 Ramadan 1447 Hijriah akan ditentukan melalui yang akan digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag) pada Selasa, 17 Februari 2026. Sidang ini dijadwalkan berlangsung pukul 16.00 WIB di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag Jakarta.

Sidang isbat merupakan forum resmi yang memadukan data perhitungan hisab (astronomi) dengan hasil pengamatan hilal (rukyat) dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar akan memimpin langsung sidang tersebut.

Perkiraan Awal Puasa 2026

Meskipun penetapan resmi masih menunggu Sidang Isbat, beberapa organisasi Islam telah memiliki perkiraan awal puasa:

  • Muhammadiyah: Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini menggunakan metode hisab hakiki dengan pedoman Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
  • Pemerintah dan NU: Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 terbitan Ditjen Bimas Islam Kemenag, serta prediksi kalender internal Nahdlatul Ulama (NU), awal puasa diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. NU sendiri masih menunggu hasil pemantauan hilal pada akhir bulan Sya’ban.

Potensi perbedaan awal puasa ini muncul karena adanya metode penentuan yang berbeda antara hisab dan rukyat.

Kegiatan Belajar Mengajar Selama Ramadan

Setelah masa libur awal puasa, kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah akan kembali dilaksanakan mulai 23 Februari hingga 16 Maret 2026. Selama bulan Ramadan, sekolah diinstruksikan untuk melakukan penyesuaian, seperti pengurangan durasi jam pelajaran dan penambahan kegiatan pembinaan karakter serta keagamaan. Sekolah juga didorong untuk menyesuaikan aktivitas pendukung, termasuk kegiatan ekstrakurikuler, agar selaras dengan kondisi Ramadan.

Libur Idul Fitri dan Cuti Bersama 2026

Untuk Hari Raya Idul Fitri 1447 H, pemerintah telah menetapkan 21-22 Maret 2026 sebagai hari libur nasional. Selain itu, akan ada cuti bersama di sekitar tanggal tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri. Jadwal jelang dan pasca-Idul Fitri ditetapkan pada 23-27 Maret 2026, yang terintegrasi dengan cuti bersama nasional. Setelah libur panjang ini, diperkirakan murid akan kembali masuk sekolah pada Senin, 30 Maret 2026.

Penting untuk dicatat bahwa detail durasi libur sekolah tetap mengikuti yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan masing-masing daerah. Beberapa pemerintah daerah, seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat, telah mengalokasikan libur awal Ramadan pada 18-20 Februari 2026 untuk pembelajaran di rumah.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment

Google