Barcelona pernah sangat dekat untuk mengamankan tanda tangan bek kanan muda, Marc Pubill, pada jendela transfer musim panas 2024. Namun, kendala finansial yang melilit klub Catalan tersebut menggagalkan transfer, dan kini Pubill justru menjadi ancaman serius bagi Blaugrana sebagai pemain kunci Atlético Madrid.
Pada saat itu, Marc Pubill masih membela Almeria dan dianggap sebagai salah satu talenta muda Spanyol paling menjanjikan. Direktur Olahraga Barcelona, Deco, dilaporkan telah mencapai kesepakatan penuh dengan sang pemain. Rencana transfer melibatkan skema pinjaman berbayar senilai 5 juta Euro dengan klausul pembelian wajib sebesar 12 juta Euro. Namun, Almeria pada menit-menit terakhir menolak kesepakatan tersebut, berharap bisa mendapatkan tawaran yang lebih tinggi.
Kegagalan transfer ini tak lepas dari masalah Financial Fair Play (FFP) yang terus membayangi Barcelona. Klub memang tengah berjuang dengan keterbatasan finansial, yang juga menjadi alasan mengapa Xavi Hernandez sempat mempertimbangkan untuk hengkang. Padahal, kebutuhan akan bek kanan murni sangat mendesak di Camp Nou, dengan Jules Kounde seringkali harus bermain di posisi tersebut. Manajer Barcelona saat itu, Hansi Flick, juga disebut-sebut sangat menginginkan bek kanan baru untuk memperkuat skuadnya.
Pubill Bersinar di Atlético Madrid
Setahun setelah upaya Barcelona, pada musim panas 2025, Atlético Madrid berhasil merekrut Marc Pubill dengan biaya 16 juta Euro. Di bawah asuhan Diego Simeone, Pubill dengan cepat menjelma menjadi pemain penting. Bek berusia 22 tahun ini telah menunjukkan performa impresif, tidak hanya sebagai bek kanan tetapi juga sebagai bek tengah. Konsistensinya dalam 18 penampilan musim ini bahkan membuatnya digadang-gadang berpotensi masuk skuad Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026.
Barcelona sendiri masih terus memantau perkembangan Pubill, menyadari bahwa mereka telah melewatkan sebuah kesempatan penting di bursa transfer. Kebutuhan akan bek kanan yang solid masih menjadi prioritas bagi Blaugrana, terutama mengingat lini pertahanan mereka yang kebobolan 14 gol di fase liga Liga Champions musim ini, jumlah terbanyak di antara 13 tim teratas.
Ironisnya, Marc Pubill diperkirakan akan tampil sebagai starter saat Atlético Madrid menjamu Barcelona dalam leg pertama semifinal Copa del Rey pekan ini. Laga ini akan menjadi panggung pembuktian bagi Pubill di hadapan klub yang nyaris merekrutnya, sekaligus menjadi pengingat bagi Barcelona akan talenta yang mereka biarkan lepas.
Leave a Comment