Persebaya Surabaya berhasil mencatatkan kemenangan gemilang saat melawat ke markas Bali United pada pekan ke-20 Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu (7/2/2026) malam, Bajul Ijo sukses membungkam Serdadu Tridatu dengan skor akhir 3-1. Kemenangan ini tidak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga memutus tren negatif Persebaya di kandang Bali United yang telah berlangsung lama.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyoroti mentalitas dan dedikasi para pemainnya sebagai kunci keberhasilan. “Kami merasakan suasana yang luar biasa di stadion,” kata Tavares selepas pertandingan. Ia menambahkan, “Kunci kemenangan hari ini adalah para pemain merespons situasi sulit dengan pengorbanan dan mental yang kuat.” Menurutnya, dalam kondisi sulit, karakter asli pemain akan terlihat, dan timnya menunjukkan dedikasi penuh serta mengikuti instruksi dengan baik. Tavares juga mengakui bahwa mencetak gol terlebih dahulu menjadi faktor pembeda dalam laga tersebut.
Persebaya tampil agresif sejak awal laga, tidak membiarkan tuan rumah mengembangkan permainan. Gol pembuka dicetak oleh Mihailo Perovic pada menit ke-26 melalui sepakan keras yang tak mampu dibendung kiper Bali United, Mike Hauptmeijer. Keunggulan 1-0 untuk Persebaya bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Persebaya tidak mengendurkan intensitas serangan. Pemain pengganti, Alfan Suaib, berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-69 setelah meneruskan umpan tarik dari Francisco Rivera. Empat menit berselang, Risto Mitrevski menambah pundi-pundi gol Persebaya menjadi 3-0 melalui sundulan, memanfaatkan umpan matang dari Gali Freitas.
Meskipun Bali United sempat memperkecil kedudukan lewat gol Jordy Bruijn pada menit ke-88, memanfaatkan umpan Jens Raven, skor 3-1 untuk kemenangan Persebaya tetap bertahan hingga akhir pertandingan. Kemenangan ini terasa lebih istimewa mengingat Persebaya harus bermain tanpa dua pilar penting, Bruno Moreira dan Milos Raickovic, yang absen karena akumulasi kartu. Selain itu, tim juga menghadapi kendala fisik dan beberapa pemain mengalami cedera, flu, serta diare menjelang pertandingan.
Hasil positif ini membawa Persebaya Surabaya memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka menjadi 13 pertandingan beruntun dan merangsek naik ke posisi kelima klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan koleksi 35 poin. Atas performa impresif ini, Bernardo Tavares dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Pekan ke-20 Super League 2025/2026.
Di sisi lain, Bali United di bawah asuhan pelatih Johnny Jansen harus menelan kekalahan kedua berturut-turut dan tertahan di peringkat kedelapan dengan 28 poin. Jansen mengakui timnya memiliki rencana yang bagus, namun kesulitan dalam penyelesaian akhir. “Lawan Persebaya kami sebenarnya punya rencana yang bagus. Kami sering masuk di kotak 16, tapi final pass kurang berhasil,” ujar Johnny Jansen. Ia juga menyoroti lini pertahanan timnya yang terlihat keropos saat menghadapi Persebaya.






Leave a Comment