Samsung Galaxy A57 dipastikan segera meluncur di pasar Indonesia setelah resmi mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Perangkat dengan nomor model Samsung SM-A576B ini tercatat telah memenuhi nilai TKDN sebesar 39,60 persen, melampaui ambang batas minimum 35 persen yang diwajibkan untuk perangkat 5G.
Lolosnya sertifikasi ini menjadi sinyal kuat bahwa peluncuran Galaxy A57 di Tanah Air tinggal menunggu waktu. Umumnya, setelah tahap TKDN, ponsel hanya perlu mendapatkan restu dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui uji Postel sebelum resmi dipasarkan.
Berdasarkan pola rilis Samsung sebelumnya, Galaxy A57 5G diperkirakan akan diumumkan secara global pada Maret-April 2026. Untuk pasar Indonesia, peluncuran resmi diprediksi terjadi pada akhir April atau awal Mei 2026, dengan kemungkinan periode pre-order dibuka seminggu sebelumnya.
Bocoran Spesifikasi Unggulan Samsung Galaxy A57
Berbagai bocoran dan rumor yang beredar hingga saat ini telah mengungkap detail spesifikasi yang diusung Samsung Galaxy A57, menempatkannya sebagai salah satu kandidat kuat di segmen upper mid-range.
- Chipset: Ditenagai oleh chipset Exynos 1680 (4nm) octa-core dengan GPU AMD Xclipse 550, menjanjikan peningkatan performa grafis yang signifikan. Beberapa sumber juga menyebut Exynos 1689.
- RAM/Penyimpanan: Mendukung RAM hingga 12GB dan penyimpanan internal hingga 256GB, dengan opsi varian 8GB/128GB sebagai standar.
- Layar: Mengusung panel Super AMOLED berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ (1080 x 2340 piksel) dan refresh rate 120Hz untuk tampilan yang mulus. Data TENAA juga mencatat ukuran layar 6,6 inci. Layar ini dilindungi Corning Gorilla Glass Victus+ dan memiliki kecerahan puncak hingga 1900 nits.
- Kamera Belakang: Konfigurasi tiga kamera belakang dengan sensor utama 50MP yang dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS), kamera ultrawide 12MP, dan sensor makro 5MP.
- Kamera Depan: Kamera depan 12MP.
- Baterai: Kapasitas baterai 5.000 mAh (kapasitas terukur 4.905 mAh) yang mendukung pengisian daya cepat 45W.
- Sistem Operasi: Akan meluncur dengan Android 16 berbasis Samsung One UI 8 atau 8.5.
- Kebijakan Pembaruan: Samsung diyakini akan melanjutkan komitmen pembaruan perangkat lunak hingga enam atau tujuh tahun, mengikuti jejak model Galaxy A sebelumnya.
- Desain: Hadir dengan desain ramping berketebalan hanya 6,9 mm dan bobot 182 gram, lebih tipis dan ringan dari pendahulunya. Perangkat ini juga memiliki bingkai berbahan logam, panel belakang berlapis kaca, serta sertifikasi IP67 untuk ketahanan air dan debu.
- Fitur Lain: Mendukung konektivitas 5G, NFC, dukungan eSIM, dan kemungkinan akses penuh ke fitur Galaxy AI seperti Circle to Search dan Photo Assist.
Dengan peningkatan signifikan pada chipset, kamera OIS, pengisian cepat 45W, dan antarmuka One UI 8 berbasis Android 16, Galaxy A57 menawarkan nilai kompetitif di kisaran harga yang diprediksi antara Rp6.499.000 hingga Rp7.799.000 untuk berbagai varian di Indonesia.
Kehadiran Samsung Galaxy A57 di Indonesia akan semakin memperkuat lini perangkat kelas menengah Samsung di tahun 2026, menghadirkan fitur-fitur yang biasa hanya tersedia di segmen premium. Konsumen yang tertarik disarankan untuk memantau kanal resmi Samsung Indonesia mulai pertengahan Maret untuk pengumuman resmi dan promo pre-order.
Leave a Comment