Langkah Strategis Persib: I Made Wirawan Kembali, Adam Przybek Fokus Penuh ke ACL Two

admin

Langkah, Strategis, Persib:

BANDUNG – Persib Bandung membuat gebrakan signifikan menjelang paruh kedua BRI Super League 2025/2026 dan babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two). Maung Bandung secara resmi mendaftarkan kembali legenda hidup mereka, I Made Wirawan, sebagai pemain aktif untuk kompetisi domestik. Keputusan ini diambil seiring dengan strategi tim yang memfokuskan kiper asing Adam Przybek secara eksklusif untuk ajang Asia.

Langkah tak biasa ini menjadi sorotan utama, mengingat I Made Wirawan sejatinya telah menyatakan pensiun dari dunia sepak bola profesional pada akhir musim 2022-2023 dan beralih peran sebagai asisten pelatih kiper.

I Made Wirawan: Legenda Turun Gunung Penuhi Regulasi

Pendaftaran I Made Wirawan, kiper berusia 44 tahun, bukan tanpa alasan kuat. Pelatih Persib, Bojan Hodak, menjelaskan bahwa keputusan ini murni didasari oleh kebutuhan tim untuk memenuhi regulasi liga yang mewajibkan setiap klub memiliki empat penjaga gawang dalam skuadnya.

“Karena kami memiliki tiga kiper, kami harus memiliki empat. Sekarang adalah saat terakhir untuk mendaftarkan penjaga gawang, dan tidak mudah untuk menemukan penjaga gawang yang bagus pada waktu ini,” ungkap Bojan Hodak. Made akan melengkapi jajaran kiper Persib yang sudah dihuni Teja Paku Alam, Fitrah Maulana, dan Rhaka Syafaka.

Meskipun kembali terdaftar sebagai pemain, Hodak berharap I Made Wirawan tidak perlu turun ke lapangan. “Dia akan menjadi kiper keempat kami. Dia masih cukup bagus, tetapi kami berharap dia tidak perlu memainkan satu pertandingan pun nanti,” tambah pelatih asal Kroasia itu. Harapan ini menunjukkan kepercayaan pada kiper utama dan pelapis, sembari mengakui kualitas Made untuk situasi darurat.

I Made Wirawan adalah sosok yang tak asing bagi Bobotoh. Bergabung dengan Persib sejak 2012, ia telah mencatatkan 153 penampilan di kompetisi liga dan menjadi bagian integral dari skuad yang meraih gelar juara Liga Super Indonesia (LSI) pada 2014. Pengalamannya yang melimpah diharapkan dapat memberikan ketenangan di bangku cadangan, sekaligus menjadi mentor bagi kiper-kiper muda.

Adam Przybek: Fokus Penuh untuk Ambisi Asia

Di sisi lain, keputusan mendaftarkan I Made Wirawan juga merupakan efek domino dari strategi Persib terkait pemain asing. Kiper asal Wales, Adam Przybek, dipastikan tidak didaftarkan untuk kompetisi domestik BRI Super League 2025/2026.

Penyebabnya adalah regulasi kuota pemain asing di liga domestik yang membatasi hanya 11 nama. Persib telah mendatangkan sejumlah rekrutan anyar di bursa transfer paruh musim, termasuk penyerang asal Spanyol Sergio Castel dan bek kiri berpengalaman Layvin Kurzawa dari Prancis, yang membuat kuota pemain asing Maung Bandung melebihi batas.

Sebagai konsekuensinya, Adam Przybek dikorbankan dari daftar liga domestik, namun tetap dipertahankan untuk fokus penuh di ajang AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/2026. Bojan Hodak menjelaskan bahwa regulasi pemain asing di kompetisi Asia lebih fleksibel, memungkinkan Persib untuk memanfaatkan Przybek di sana.

“Ada batasan kuota pemain asing di liga, tetapi di AFC kami bisa menurunkan pemain asing lebih banyak. Jadi untuk di liga, kami tetap mendaftarkan sebelas pemain asing, dan Adam lebih disiapkan untuk Liga Champions,” jelas Hodak. Przybek sendiri memiliki menit bermain yang minim di Super League dan kalah bersaing dengan Teja Paku Alam yang tampil fantastis.

Keputusan ini menegaskan keseriusan Persib dalam berbicara banyak di kancah Asia. Przybek, yang sempat dirumorkan akan dipinjamkan ke PSIM Yogyakarta, kini memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga gawang Maung Bandung di kompetisi kontinental.

Tantangan Asia: Menghadapi Ratchaburi FC di ACL Two

Sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di babak 16 besar ACL Two 2025/2026, Persib Bandung mengemban harapan besar. Maung Bandung akan menghadapi wakil Thailand, Ratchaburi FC, dalam laga dua leg yang krusial.

Leg pertama akan digelar di markas Ratchaburi FC, Stadion Ratchaburi (Dragon Solar Park), Thailand, pada Rabu, 11 Februari 2026, pukul 19.15 WIB. Sementara itu, leg kedua akan dimainkan di kandang Persib, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Rabu, 18 Februari 2026, juga pukul 19.15 WIB.

Persib datang ke laga ini dengan modal positif setelah mencatatkan kemenangan 2-0 atas Malut United di BRI Super League, yang membuat mereka kokoh di puncak klasemen sementara pekan ke-20 dengan 47 poin. Bojan Hodak mengaku telah mempelajari kekuatan Ratchaburi FC melalui rekaman video, meskipun kedua tim sempat bermain imbang 2-2 dalam laga pramusim.

Ratchaburi FC bukanlah lawan yang bisa diremehkan. Klub asal Thailand ini dikenal sebagai salah satu kekuatan di Asia Tenggara, saat ini menempati peringkat kedua klasemen Revo Thailand League. Mereka mengandalkan sebelas pemain asing dalam skuadnya, dengan Denilson Junior menjadi striker tajam yang telah mengoleksi 15 gol dari 23 pertandingan.

Namun, Persib memiliki beberapa keunggulan. Maung Bandung mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam lima laga terakhirnya di semua kompetisi, dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang. Kehadiran rekrutan anyar seperti Layvin Kurzawa, Dion Markx, dan Sergio Castel juga diharapkan dapat menambah kekuatan dan kedalaman skuad Persib di level Asia.

Dengan strategi pembagian fokus pemain yang jelas, Persib Bandung menunjukkan ambisi besar untuk meraih prestasi di kancah domestik maupun Asia. Dukungan penuh dari Bobotoh akan menjadi energi tambahan bagi Maung Bandung dalam mengarungi jadwal padat dan tantangan berat di depan.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment

Google