Bernardo Tavares Bawa Angin Segar, Persebaya Surabaya Rombak Skuad Putaran Kedua Liga 1 2025/2026

admin

Bernardo, Tavares, Bawa

Persebaya Surabaya menunjukkan keseriusan dalam mengarungi putaran kedua Liga 1 2025/2026 dengan melakukan perombakan skuad yang signifikan. Era baru di bawah komando pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, resmi dimulai, membawa optimisme tinggi bagi tim berjuluk Bajul Ijo ini.

Tavares, yang sebelumnya sukses mengantarkan PSM Makassar meraih gelar juara Liga 1 2022-2023, ditunjuk sebagai pelatih kepala Persebaya pada 22 Desember 2025, menggantikan Eduardo Pérez yang dipecat pada November 2025. Kehadirannya langsung memberikan dampak positif, terlihat dari peningkatan performa tim yang mencatatkan empat kemenangan beruntun sejak debutnya menghadapi Malut United.

Perombakan Skuad dan Strategi Transfer

Manajemen Persebaya tidak ragu untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Sebanyak enam pemain dilepas, termasuk tiga legiun asing, yaitu Diego Mauricio, Dejan Tumbas, dan Dime Dimov. Tiga pemain lokal yang juga angkat kaki adalah Rizky Dwi Pangestu, Kadek Raditya, dan Rendy Oscario.

Sebagai gantinya, Persebaya mendatangkan empat pemain asing baru yang diharapkan mampu memperkuat berbagai lini. Mereka adalah Bruno Paraiba (gelandang, Brasil), Jefferson Silva (bek kiri, Brasil), Gustavo Fernandes (bek tengah, Brasil), dan Pedro Matos (gelandang serang, Portugal). Pedro Matos, yang didatangkan dengan status pinjaman hingga akhir musim, sebelumnya memperkuat Semen Padang FC dan memiliki pengalaman bermain di Portugal.

Bernardo Tavares menjelaskan bahwa pemilihan pemain baru, khususnya yang berpostur tinggi dari Brasil, merupakan bagian dari strategi untuk mengatasi kerentanan tim terhadap situasi bola mati. “Kami sering kebobolan dari set pieces karena kekurangan pemain dengan postur tinggi. Sangat penting bagi tim untuk memiliki keseimbangan antara kecepatan dan kekuatan duel udara,” ujar Tavares.

Komposisi Skuad dan Performa Terkini

Skuad Persebaya di putaran kedua ini memadukan pemain senior berpengalaman, legiun asing, serta talenta muda. Di sektor penjaga gawang, Ernando Ari (23 tahun) dan Andhika Ramadhani tetap menjadi andalan, didukung oleh Muhammad Ilham (18 tahun) dan Area Ario yang baru bergabung Februari 2026.

Lini belakang diperkuat oleh Gustavo Fernandes, Léo Lelis, Risto Mitrevski, serta bek kiri anyar Jefferson Junior. Sementara itu, Koko Ari Sutaryadi dan Arif Catur Pamungkas masih dipercaya mengisi posisi bek kanan. Di lini tengah, nama-nama seperti Rahmat Irianto, Milos Raickovic, Bruno Paraiba, dan Francisco Rivera (pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad, Rp7,82 miliar) akan menjadi motor serangan. Pedro Matos diharapkan menambah kreativitas di sektor ini.

Untuk lini serang, Persebaya mengandalkan Mihailo Perovic sebagai ujung tombak, didukung oleh para winger cepat seperti Bruno Moreira, Malik Risaldi, dan Octavianus Fernando. Talenta muda seperti Alfan Suaib dan Dimas Wiaksono juga siap memberikan kontribusi.

Tren positif Persebaya di bawah Tavares semakin terlihat. Tim ini berhasil menyapu bersih empat laga terakhir, termasuk kemenangan tandang 3-1 atas Bali United pada 7 Februari 2026. Gol-gol Persebaya dicetak oleh Mihailo Perovic, Alfan Suaib, dan Risto Mitrevski. Berkat performa impresif ini, Bernardo Tavares dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Pekan ke-20 Super League 2025/2026, sementara Francisco Rivera dan Mihailo Perovic masuk dalam Starting XI Terbaik Pekan 20. Saat ini, Persebaya menduduki peringkat kelima klasemen sementara dengan 35 poin dari 20 pertandingan, mendekati posisi empat besar.

Tantangan dan Harapan

Meskipun menunjukkan performa yang menjanjikan, Persebaya dihadapkan pada tantangan kebugaran pemain menjelang pekan ke-21 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 14 Februari 2026. Beberapa pemain dilaporkan mengalami diare, virus, dan cedera, termasuk Malik Risaldi dan Mihailo Perovic yang masih dalam pemantauan medis setelah laga kontra Bali United.

Uniknya, Persebaya justru tampil lebih meyakinkan dalam laga tandang dibandingkan di kandang sendiri. Fenomena ini disinyalir karena tekanan ekspektasi Bonek yang besar saat bermain di Gelora Bung Tomo. Tavares sendiri menekankan bahwa peningkatan tim berasal dari motivasi tinggi para pemain. “Saya percaya bahwa semua pemain memiliki motivasi yang tinggi,” ujarnya.

Dengan komposisi skuad yang lebih solid dan arahan taktis dari Bernardo Tavares, publik Surabaya menaruh harapan besar agar Persebaya mampu bersaing di papan atas dan mewujudkan mimpi juara yang telah lama dinantikan.

Bagikan:

Tags

Related Post

Leave a Comment

Google