Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Bali United dalam lanjutan pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu, 7 Februari 2026, tim berjuluk Bajul Ijo tersebut sukses menaklukkan Serdadu Tridatu dengan skor meyakinkan 3-1.
Hasil positif ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Persebaya menjadi 13 pertandingan beruntun di liga. Kemenangan di kandang lawan ini juga mengatrol posisi Persebaya ke peringkat kelima klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan koleksi 35 poin dari 20 laga. Sementara itu, Bali United harus menelan pil pahit kekalahan kedua secara beruntun dan kini tertahan di posisi kedelapan dengan 28 poin dari 20 pertandingan.
Jalannya Pertandingan Penuh Tensi
Laga yang disiarkan langsung melalui Indosiar dan Vidio ini berjalan dengan tensi tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Persebaya Surabaya, di bawah asuhan pelatih Bernardo Tavares, tampil menekan sejak awal dan tidak membiarkan tuan rumah mengembangkan permainan. Meski tampil di hadapan suporter fanatik Bali United, Bajul Ijo berhasil menunjukkan dominasinya.
Gol pembuka Persebaya tercipta pada menit ke-26 melalui Mihailo Perovic yang berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Bali United. Keunggulan 1-0 untuk tim tamu bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Persebaya tidak mengendurkan serangan dan justru semakin agresif memburu gol tambahan. Hasilnya, pemain pengganti Alfan Suaib menggandakan keunggulan pada menit ke-69 setelah memaksimalkan umpan matang Francisco Rivera. Hanya berselang empat menit, Risto Mitrevski memperlebar jarak menjadi 3-0 melalui sundulan kepala hasil umpan akurat Gali Freitas.
Bali United sempat mencetak gol melalui Diego Campos pada menit ke-82, namun gol tersebut dianulir wasit setelah peninjauan VAR menunjukkan posisi pemain berada dalam jebakan offside. Serdadu Tridatu akhirnya mendapatkan gol hiburan di pengujung laga, tepatnya menit ke-88, lewat aksi Jordy Bruijn yang merobek jala Persebaya. Skor 1-3 untuk kemenangan Persebaya bertahan hingga laga usai.
Evaluasi dan Komentar Pelatih
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Ia menyoroti atmosfer Stadion Dipta yang luar biasa, namun juga mengakui adanya tantangan dengan beberapa pemain yang harus keluar karena cedera selama pertandingan. “Atmosfer stadion malam ini sangat luar biasa. Tapi selama pertandingan banyak hal terjadi, beberapa pemain harus keluar karena cedera,” ujar Tavares usai laga.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi sorotan bagi lini pertahanan Bali United yang kebobolan sembilan gol dalam tiga laga terakhir. Pelatih Bali United, Johnny Jansen, dipastikan akan melakukan evaluasi mendalam terhadap lini belakang timnya. Sebelum pertandingan, Bali United juga tidak dapat menurunkan beberapa pemain kunci seperti Brandon Wilson, Irfan Jaya, dan Reyner Barusu, sementara Persebaya kehilangan Bruno Moreira dan Milos Raickovic akibat akumulasi kartu kuning.
Rekor Pertemuan dan Posisi Klasemen
Secara head-to-head, dalam lima pertemuan terakhir sebelum laga ini, Bali United mencatat empat kemenangan, sementara Persebaya meraih satu kemenangan. Pertemuan terakhir pada 23 Agustus 2025 dimenangkan Persebaya dengan skor 5-2. Namun, kemenangan 3-1 ini menunjukkan perubahan dinamika kekuatan antara kedua tim. Persebaya kini menduduki peringkat kelima klasemen dengan 35 poin, sementara Bali United berada di peringkat kedelapan dengan 28 poin.






Leave a Comment