Dua ponsel pintar terbaru dari raksasa teknologi Korea Selatan, Samsung Galaxy A37 dan Galaxy A57, dipastikan segera menyapa pasar Indonesia. Keduanya telah resmi mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dengan nilai 39,60 persen. Angka ini melampaui ambang batas minimum 35 persen yang disyaratkan agar perangkat telekomunikasi dapat dipasarkan secara legal di Tanah Air, sekaligus mengindikasikan dukungan konektivitas 5G pada kedua model tersebut.
Lolosnya sertifikasi TKDN ini menjadi sinyal kuat bahwa Samsung tengah mempersiapkan peluncuran kedua perangkat dalam waktu dekat. Berdasarkan pola rilis seri Galaxy A sebelumnya, Samsung kerap memperkenalkan lini menengahnya pada kuartal pertama setiap tahun. Mengacu pada bocoran global, Galaxy A37 dan Galaxy A57 diprediksi debut internasional pada Februari 2026, dengan pasar Indonesia menyusul tidak lama setelahnya, kemungkinan besar antara Februari hingga Maret 2026.
Selain TKDN, kedua model ini juga telah mengantongi sejumlah sertifikasi internasional penting seperti TÜV untuk pengisian daya, serta TENAA dan GCF, yang semakin memperkuat indikasi bahwa peluncuran resmi hanya tinggal menunggu waktu.
Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy A57
Samsung Galaxy A57 diposisikan sebagai perangkat kelas menengah atas yang membawa sejumlah peningkatan signifikan. Berikut adalah detail spesifikasi yang dirumorkan:
- Chipset: Ditenagai oleh prosesor Exynos 1680 (4nm) octa-core dengan GPU AMD Xclipse 550, menjanjikan performa gaming dan multitasking yang superior.
- RAM/Penyimpanan: Tersedia dalam varian RAM 8GB atau 12GB, dipadukan dengan penyimpanan internal 256GB (UFS 3.1). Beberapa sumber juga menyebut opsi 128GB.
- Layar: Mengusung panel Super AMOLED berukuran 6,6 inci (beberapa sumber menyebut 6,7 inci) dengan resolusi FHD+ (1080 x 2340 piksel) dan refresh rate 120Hz. Layar ini juga mendukung kecerahan puncak hingga 1900 nits dan dilindungi Corning Gorilla Glass Victus+.
- Kamera Belakang: Konfigurasi tiga kamera belakang dengan sensor utama 50MP (f/1.8) yang dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS), lensa ultrawide 12MP (f/2.2, 123°), dan lensa makro 5MP (f/2.4).
- Kamera Depan: Kamera selfie beresolusi 12MP (f/2.2).
- Baterai & Pengisian Daya: Ditenagai baterai 5.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W.
- Sistem Operasi: Akan menjalankan Android 16 dengan antarmuka One UI 8 (atau One UI 8.5) dan dijanjikan hingga 6 pembaruan Android utama.
- Desain & Fitur Lain: Memiliki bodi ramping setebal 6,9 mm dan bobot 182 gram, serta sertifikasi IP67 untuk ketahanan debu dan air. Desainnya juga disebut mirip dengan seri flagship Galaxy S26, dengan bingkai metal dan panel belakang kaca.
Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy A37
Sebagai opsi yang lebih terjangkau namun tetap kompetitif, Samsung Galaxy A37 juga membawa spesifikasi menarik. Berikut adalah detail yang dirumorkan:
- Chipset: Diprediksi menggunakan Exynos 1480 dengan GPU AMD Xclipse 530, atau varian Snapdragon seri Gen tertentu tergantung pasar.
- RAM/Penyimpanan: Hadir dengan opsi RAM 6GB atau 8GB, serta penyimpanan internal 128GB atau 256GB.
- Layar: Mengusung layar Super AMOLED berukuran sekitar 6,6 hingga 6,7 inci dengan resolusi FHD+ dan refresh rate 120Hz, serta dilindungi Corning Gorilla Glass Victus+.
- Kamera Belakang: Dilengkapi kamera utama 50MP dengan OIS, didampingi lensa ultrawide 8MP dan lensa makro 5MP.
- Kamera Depan: Kamera selfie beresolusi 12MP.
- Baterai & Pengisian Daya: Ditenagai baterai 5.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W.
- Sistem Operasi: Akan menjalankan Android 16 dengan One UI 8 (atau One UI 7) dan dijanjikan pembaruan perangkat lunak jangka panjang.
- Fitur Lain: Mendukung NFC, eSIM, dan dilengkapi speaker stereo, serta memiliki sertifikasi IP67.
Prediksi Harga dan Ketersediaan
Meskipun Samsung belum mengeluarkan pengumuman resmi mengenai harga, prediksi untuk Galaxy A57 5G di Indonesia berkisar antara Rp6.499.000 hingga Rp7.799.000, tergantung varian. Sementara itu, Galaxy A37 5G diperkirakan akan dibanderol mulai dari Rp3,5 jutaan hingga Rp6,2 jutaan. Kedua ponsel ini diharapkan menjadi pilihan menarik di segmen menengah, menawarkan keseimbangan antara harga terjangkau dan fitur modern yang semakin canggih, termasuk integrasi fitur Galaxy AI yang lebih terjangkau.
Leave a Comment