Persebaya Surabaya di bawah arahan pelatih Bernardo Tavares terus menunjukkan performa impresif di ajang Super League 2025/2026. Tim berjuluk Bajul Ijo ini berhasil mencatatkan 13 pertandingan tanpa kekalahan, sebuah rekor yang menegaskan mentalitas juang mereka di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kiprah gemilang Persebaya semakin disorot setelah kemenangan telak 3-1 atas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Sabtu, 7 Februari 2026. Tiga gol kemenangan Persebaya dicetak oleh Mihailo Perovic, Alfan Suaib, dan Risto Mitrevski. Performa apik ini mengantarkan Bernardo Tavares meraih penghargaan sebagai Pelatih Terbaik Pekan ke-20 Super League 2025/2026.
Tantangan Badai Cedera Jelang Laga Kontra Bhayangkara FC
Namun, di balik euforia tersebut, Persebaya dihadapkan pada tantangan serius menjelang laga pekan ke-21 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Pertandingan krusial ini akan digelar di kandang mereka, Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Tim Bajul Ijo kini tengah dilanda badai cedera dan masalah kebugaran. Beberapa pemain inti dilaporkan mengalami cedera, sementara yang lain terserang diare dan virus. Dua penyerang اندalan, Malik Risaldi (cedera paha) dan Mihailo Perovic (cedera kepala), diragukan tampil setelah ditarik keluar pada laga kontra Bali United. Selain itu, Bruno Moreira dan Milos Raickovic juga tidak dapat bermain di pertandingan sebelumnya.
Menanggapi situasi sulit ini, Bernardo Tavares mengakui kondisi timnya memang sedang kurang ideal. “Kami tidak tahu berapa banyak pemain yang akan kami miliki, tapi kami berharap keduanya bisa pulih dan bisa bermain saat pertandingan nanti,” ujar Bernardo Tavares. Ia menambahkan, “Saat ini, kami memiliki beberapa masalah dengan pemain yang terkena diare, beberapa pemain yang terkena virus, dan beberapa pemain lainnya cedera.”
Mentalitas dan Adaptasi Jadi Kunci
Meski demikian, Tavares memuji mentalitas dan dedikasi para pemainnya. “Kunci kemenangan hari ini adalah para pemain merespons situasi sulit dengan pengorbanan dan mental yang kuat,” ungkap Tavares setelah kemenangan atas Bali United. Ia juga menegaskan bahwa dalam situasi sulit, karakter sejati sebuah tim akan terlihat.
Pelatih asal Portugal yang ditunjuk sejak 22 Desember 2025 ini kini fokus memetakan kondisi pemain yang benar-benar siap tampil dan melakukan penyesuaian taktik. Persebaya juga memiliki empat pemain asing baru, yakni Bruno Paraiba, Jefferson Silva, Pedro Matos, dan Gustavo Fernandes, yang masih dalam tahap adaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia. Tavares juga memberikan kesempatan kepada talenta muda dari Persebaya Future Lab, seperti Alfan Suaib, yang sukses mencetak gol saat melawan Bali United.
Saat ini, Persebaya Surabaya menempati peringkat kelima klasemen sementara Super League dengan 35 poin, dan bertekad untuk menembus posisi empat besar. Dalam enam pertemuan terakhir melawan Bhayangkara FC, Persebaya unggul dengan tiga kemenangan, satu kekalahan, dan dua hasil imbang. Pertemuan terakhir pada 28 November 2025 berakhir imbang 1-1. Dukungan penuh dari Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo diharapkan dapat menjadi energi tambahan bagi Bajul Ijo untuk menjaga tren positif mereka.






Leave a Comment