Antusiasme tinggi menyelimuti skuad Persebaya Surabaya menjelang laga kandang kontra Bhayangkara FC dalam lanjutan pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Sabtu, 14 Februari 2026, pukul 19.00 WIB. Sorotan utama tertuju pada bek anyar Bajul Ijo, Gustavo Fernandes, yang menunjukkan tekad membara untuk melanjutkan tren positif tim.
Pemain bertahan asal Brasil, Gustavo Fernandes, yang baru bergabung di putaran kedua musim ini, telah mencatatkan debut manisnya pada Sabtu, 7 Februari 2026, saat Persebaya menundukkan Bali United 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Dalam laga tersebut, Gustavo tampil solid selama 40 menit di lini belakang. Ia berhasil membukukan satu blok, delapan sapuan, dan empat intersep yang krusial dalam menjaga pertahanan Bajul Ijo tetap kokoh.
Gustavo Fernandes, yang dikenal dengan postur 195 cm dan kekuatan duel udaranya, juga mencatatkan 16 umpan dengan tujuh di antaranya sukses, serta memenangkan delapan duel udara. Penampilannya yang tenang dan dominan di udara mendapat pujian dari Bonek, suporter setia Persebaya. Kehadiran bek berusia 26 tahun ini dinilai memberi dimensi baru pada permainan Persebaya, bahkan memungkinkan Risto Mitrevski untuk lebih leluasa membantu serangan.
Usai debutnya, Gustavo tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. “Merupakan kebahagiaan yang besar dapat debut dalam pertandingan hari ini, dan kebahagiaan yang lebih besar lagi dapat pulang dengan kemenangan. Saya sudah merindukan suasana ini dan berada di lapangan membantu tim,” ujarnya. Namun, ia menegaskan bahwa euforia tersebut tidak boleh berlebihan dan fokusnya kini sepenuhnya tertuju pada laga selanjutnya.
Persebaya Incar Kemenangan di Kandang
Persebaya Surabaya datang ke pertandingan ini dengan modal positif, yakni rekor tak terkalahkan dalam 13 laga terakhir. Kemenangan atas Bali United membawa Persebaya menduduki peringkat kelima klasemen sementara Super League dengan koleksi 35 poin, hanya terpaut dua angka dari Malut United FC yang berada di posisi keempat. Ambisi untuk menembus empat besar klasemen menjadi motivasi tambahan bagi skuad asuhan Bernardo Tavares.
Di sisi lain, Bhayangkara FC, atau Bhayangkara Presisi Lampung FC, saat ini berada di peringkat kesembilan dengan 26 poin dari 19 pertandingan. Pertemuan terakhir kedua tim pada 28 November 2025 berakhir imbang 1-1 di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung. Kala itu, Persebaya sempat unggul melalui gol bunuh diri I Putu Gede Juni Antara, namun Bhayangkara berhasil menyamakan kedudukan di menit-menit akhir lewat Dendy Sulistyawan.
Dengan dukungan penuh Bonek di GBT dan performa impresif Gustavo Fernandes, Persebaya bertekad meraih poin penuh untuk terus merangkak naik di tabel klasemen Super League 2025/2026.





Leave a Comment