Kuala Terengganu – Mantan penyerang Persib Bandung, Gervane Kastaneer, langsung mencuri perhatian di kancah sepak bola Malaysia. Pemain internasional Curacao ini tampil gemilang dalam debutnya bersama Terengganu FC di Liga Super Malaysia 2025/2026, bahkan langsung menyabet gelar Man of The Match. Performa impresif ini menjadi sinyal kuat kebangkitan sang striker setelah sempat berkelana di Liga 1 Indonesia.
Kastaneer resmi bergabung dengan Terengganu FC pada 26 Januari 2026, menandai babak baru dalam karier profesionalnya. Tak butuh waktu lama bagi penyerang berusia 37 tahun ini untuk menunjukkan kualitasnya. Dalam pertandingan terbarunya, Terengganu FC menghadapi Kuala Lumpur City FC dalam lanjutan Liga Super Malaysia. Meskipun pertandingan berakhir imbang 1-1, Kastaneer menjadi sorotan utama berkat kontribusi signifikan dan gol perdananya untuk tim berjuluk The Turtles tersebut.
Aksi Cepat dan Penghargaan Man of The Match
Dalam laga yang berlangsung sengit tersebut, Gervane Kastaneer membuka keunggulan Terengganu FC pada menit ke-16. Gol cepatnya memberikan harapan bagi tim tuan rumah untuk meraih poin penuh di kandang. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah Nicolao Cardoso berhasil menyamakan kedudukan untuk Kuala Lumpur City FC pada menit ke-84, membuat pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Meski Terengganu FC gagal mengamankan kemenangan, penampilan Kastaneer tak luput dari apresiasi. Ia memang ditarik keluar pada menit ke-81, namun kontribusinya sepanjang pertandingan sudah cukup untuk membuatnya dinobatkan sebagai Man of The Match. Pengumuman prestisius ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Terengganu FC pada 7 Februari 2026. Yang lebih menarik, Kastaneer meraih penghargaan tersebut dengan dukungan penuh, mengumpulkan 100 persen suara dari anggota Terengganu FC.
“Man of The Match: Gervanee Kastaneer,” demikian pernyataan resmi dari akun Instagram @officialterengganufc. “Kastaneer telah mendapatkan suara tertinggi dari anggota TFC dengan 100 persen suara.” Pengakuan ini menunjukkan betapa cepatnya Kastaneer beradaptasi dan memenangkan hati para penggemar serta staf klub.
Perjalanan Karier dari Persib hingga Persis Solo
Sebelum berlabuh di Malaysia, Gervane Kastaneer memiliki jejak karier yang cukup berliku di Indonesia. Ia pernah menjadi bagian dari skuad Persib Bandung pada musim 2023/2024. Selama membela Pangeran Biru, Kastaneer tampil dalam 14 pertandingan liga, mencatatkan satu gol dan satu assist. Meskipun kontribusinya tidak terlalu menonjol secara statistik, ia tetap menjadi bagian dari tim yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Setelah periode di Persib, Kastaneer melanjutkan petualangannya di Liga 1 Indonesia dengan bergabung bersama Persis Solo. Ia memperkuat Laskar Sambernyawa selama putaran pertama Liga Super 2025/2026. Di Persis Solo, performanya mulai menunjukkan peningkatan. Dalam 13 pertandingan yang dimainkannya, Kastaneer berhasil mencetak tiga gol dan menyumbangkan tiga assist. Statistik ini menunjukkan bahwa ia mulai menemukan kembali sentuhan terbaiknya di depan gawang.
Keputusan untuk pindah ke Terengganu FC di bursa transfer paruh musim Liga Super 2025/2026 menjadi langkah strategis bagi Kastaneer. Dengan pengalaman di liga yang kompetitif seperti Liga 1 Indonesia dan statusnya sebagai pemain tim nasional Curacao, ia diharapkan bisa menjadi motor serangan baru bagi Terengganu FC.
Ambisi Terengganu FC di Liga Super Malaysia 2025/2026
Liga Super Malaysia musim 2025/2026 telah dimulai sejak 8 Agustus 2025 dan dijadwalkan berakhir pada 16 Mei 2026. Kedatangan Gervane Kastaneer di tengah musim menjadi suntikan moral dan kekuatan baru bagi Terengganu FC. Klub-klub di Liga Super Malaysia dikenal memiliki persaingan yang ketat, dengan Johor Darul Ta’zim (JDT) sebagai kekuatan dominan yang telah memenangkan gelar liga secara beruntun.
Performa awal Kastaneer yang langsung ‘gacor’ atau produktif, memberikan optimisme bagi Terengganu FC untuk bersaing di papan atas atau setidaknya mencapai target yang lebih tinggi di musim ini. Kemampuannya mencetak gol dan menciptakan peluang akan sangat krusial dalam upaya tim mengarungi sisa kompetisi. Dengan rata-rata gol yang cukup tinggi di liga (3.39 gol per pertandingan per 1 Desember 2025), setiap kontribusi gol dari Kastaneer akan sangat berharga.
Terengganu FC, yang dikenal dengan julukan The Turtles, memiliki basis penggemar yang loyal dan ambisi untuk menantang dominasi tim-tim besar. Kehadiran pemain dengan pengalaman internasional dan kemampuan mencetak gol seperti Kastaneer diharapkan dapat mengangkat performa tim secara keseluruhan. Ini juga menjadi bukti bahwa Liga Super Malaysia terus menarik pemain-pemain berkualitas dari berbagai liga, termasuk Liga 1 Indonesia.
Perbandingan dengan Eks Striker Persib Lain di Malaysia
Gervane Kastaneer bukanlah satu-satunya mantan striker Persib Bandung yang pernah mencoba peruntungan di Liga Malaysia. Beberapa nama lain juga tercatat pernah berkarier di Negeri Jiran, meskipun dengan hasil yang bervariasi.
Wander Luiz, misalnya, pernah memperkuat Perak dan Kelantan di Liga Super Malaysia pada tahun 2016 dan 2018. Ia juga sempat menunjukkan performa yang cukup baik selama periode tersebut. Sementara itu, Ezechiel N’Douassel, bomber asal Chad yang juga pernah menjadi idola Bobotoh, sempat menjadi pemain termahal di Negeri Sembilan FC pada Februari 2023. Namun, saat ini Ezechiel kembali berkarier di Indonesia bersama Bekasi City.
David da Silva, striker tajam yang kini membela Malut United, juga pernah bermain untuk Terengganu FC pada tahun 2021. Namun, statistiknya di Malaysia tidak segarang saat ia bermain di Liga Indonesia, di mana ia hanya mencetak 7 gol dalam 15 penampilan di Liga Super Malaysia. Kontras dengan David da Silva, debut gemilang Kastaneer dengan langsung menyabet Man of The Match menunjukkan adaptasi yang lebih cepat dan dampak instan yang signifikan.
Performa awal Kastaneer ini tentu menjadi sorotan dan harapan baru bagi Terengganu FC. Dengan musim Liga Super Malaysia 2025/2026 yang masih panjang, konsistensi Kastaneer akan menjadi kunci bagi ambisi The Turtles untuk meraih prestasi terbaik. Para penggemar sepak bola Indonesia juga akan terus memantau kiprah mantan bintang Persib ini di kancah internasional.






Leave a Comment