Persib Amankan Bomber Spanyol: Sergio Castel Diharap Pertajam Lini Depan di Deadline Day

admin

Persib, Amankan, Bomber

Bandung digemparkan dengan manuver transfer di detik-detik terakhir penutupan bursa. Persib Bandung secara resmi mengumumkan perekrutan penyerang asal Spanyol, Sergio Castel, pada Kamis (5/2/2026), sehari menjelang ditutupnya jendela transfer paruh musim Super League 2025/2026. Kedatangan bomber berusia 30 tahun ini diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak Maung Bandung untuk mempertajam lini serang mereka dalam perburuan gelar juara di kompetisi domestik dan Asia.

Langkah strategis ini diambil setelah pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, secara langsung merekomendasikan Castel. Hodak mengungkapkan kekhawatirannya atas cedera yang kerap menimpa dua penyerang utama tim, Ramon Tanque dan Andrew Jung, yang berpotensi mengganggu stabilitas lini depan. “Kami butuh penyerang yang bisa mencetak gol, kami membawa dia ke sini. Lihat dalam satu momen, kami kehilangan dua penyerang tengah karena cedera (Ramon dan Jung), bukan cedera serius, tapi kami masih perlu tambahan striker,” ujar Hodak.

Perekrutan Castel juga merupakan bagian dari upaya Persib untuk memperkuat tim secara keseluruhan, setelah sebelumnya fokus pada pembenahan sektor pertahanan. Manajemen menilai tambahan daya gedor di lini serang sangat diperlukan untuk menjaga daya saing tim di tengah jadwal padat kompetisi domestik dan Asia.

Profil dan Rekam Jejak Sergio Castel: Pengalaman Eropa dan Asia

Sergio Castel bukanlah nama asing di kancah sepak bola Eropa. Striker kelahiran Las Rozas, Spanyol, pada 22 Februari 1995 ini memiliki postur ideal 188 cm dan rekam jejak yang cukup panjang di berbagai liga. Sebelum berlabuh ke Bandung, Castel didatangkan dari klub Divisi I Siprus, Apollon Limassol FC.

Pengalamannya meliputi periode di Atletico Madrid B pada 2019-2021. Ia juga dikenal konsisten di level Segunda Division Spanyol, pernah membela UD San Sebastian de los Reyes (2017-2019) dengan catatan 15 gol dari 51 laga, serta UD Ibiza (2021-2023) dengan 16 gol dari 69 penampilan. Musim terbaiknya bersama UD Ibiza bahkan mencatatkan 19 gol dari 74 pertandingan di kasta ketiga Liga Spanyol pada musim 2022-2023.

Tak hanya itu, Castel juga sempat mengenakan seragam klub legendaris Malaga CF pada musim 2024/2025, mencetak satu gol dari 13 penampilan di La Liga 2. Pengalaman di luar Spanyol juga tak kalah impresif, termasuk saat membela Anorthosis Famagusta dengan torehan 12 gol dari 32 penampilan, dan 3 gol dari 11 penampilan bersama Apollon Limassol. Ia bahkan pernah mencicipi atmosfer sepak bola Asia saat membela Jamshedpur FC di Liga India pada musim 2019/2020, di mana ia tampil tajam dengan mencetak 7 gol dari 11 laga.

Dampak pada Komposisi Tim dan Ambisi Ganda Persib

Kedatangan Sergio Castel membawa konsekuensi pada komposisi pemain asing Persib. Untuk mengakomodasi Castel dalam daftar skuad Super League, penjaga gawang asal Wales, Adam Przybek, harus dicoret. Namun, Przybek tetap akan diandalkan di ajang AFC Champions League Two (ACL 2), di mana kuota pemain asing lebih fleksibel.

Keputusan ini juga memicu kembalinya legenda Persib, I Made Wirawan, dari masa pensiun untuk mengisi slot kiper keempat di Super League. “Kami mendaftarkan Made di liga karena kami memiliki tiga penjaga gawang dan harus memiliki empat. Kami tidak punya banyak waktu (deadline transfer) kemarin, akhirnya kami mendaftarkannya karena tak menemukan kiper bagus di pasaran,” jelas Hodak.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyambut gembira kedatangan Castel. “Wilujeng sumping Sergio Castel. Persib dan Bobotoh menyambut gembira kedatangan Anda di Bandung. Kami berharap Sergio dapat memberikan kontribusi maksimal selama setengah musim ke depan, untuk membantu Persib mempertahankan gelar juara Super League dan melangkah sejauh mungkin di AFC Champions League Two,” tuturnya.

Castel sendiri menunjukkan motivasi tinggi. Ia terinspirasi oleh jejak kompatriot Spanyol sebelumnya di Persib, seperti Alberto Rodriguez dan Tyronne Del Pino, yang sukses mengantarkan Maung Bandung meraih gelar Liga 1 musim 2023/2024 dan 2024/2025. “Jika saya mampu ingin melampauinya. Saya ingin memenangkan gelar dengan klub besar ini,” kata Castel.

Ia optimis dengan peluang Persib meraih dua gelar musim ini. “Kita berada di jalur yang benar. Kita berada di puncak klasemen di liga. Kita juga akan ke Thailand dan mencoba memenangi dua gelar. Ini adalah mentalitas kami,” tegasnya, merujuk pada posisi Persib di puncak klasemen Super League dan partisipasi di babak 16 besar ACL 2 melawan Ratchaburi FC dari Thailand.

Harapan dan Tantangan di Sisa Musim

Dengan 16 pertandingan tersisa di putaran kedua BRI Super League 2025/2026 dan tantangan di ACL 2, kehadiran Castel diharapkan memberikan dimensi baru pada serangan Persib. Pelatih Bojan Hodak berharap Castel bisa menjadi pembeda. “Kami masih akan bermain setidaknya di 16 pertandingan lagi dan saya harap dia bisa memberikan perbedaan,” harap pelatih asal Kroasia itu.

Dalam sesi latihan perdana, Castel disebut langsung menunjukkan kualitasnya. “Castle menunjukkan posisi yang tepat dan naluri pembunuh yang sudah lama dicari untuk melengkapi agresivitas sayap-sayap Persib,” ungkap Bojan Hodak, menyoroti kemampuan Castel dalam penyelesaian akhir dan duel udara.

Sergio Castel menjadi pemain Spanyol keempat yang memperkuat Persib, mengikuti jejak Juan Carlos Belencoso (ISC 2016), Alberto Rodriguez, dan Tyronne Del Pino. Kehadirannya melengkapi deretan pemain asing Persib yang kini berjumlah 11, termasuk Layvin Kurzawa dan Dion Markx yang juga baru bergabung.

Dengan ambisi besar untuk mempertahankan gelar Super League dan melangkah jauh di kompetisi Asia, Persib Bandung kini memiliki amunisi baru yang diharapkan mampu menjadi predator di lini depan. Bobotoh tentu menantikan kontribusi nyata dari Sergio Castel untuk mewujudkan mimpi juara ganda di musim 2025/2026 ini.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment

Google