Kabar gembira datang dari kancah sepak bola Asia Tenggara, khususnya bagi para penggemar Persib Bandung. Vladimir Vujovic, sosok bek legendaris yang pernah menjadi pilar kokoh pertahanan Maung Bandung, kini resmi menapaki babak baru dalam karier kepelatihannya. Pria asal Montenegro ini telah ditunjuk sebagai pelatih kepala klub raksasa Liga Thailand, BG Pathum United.
Pengumuman resmi penunjukan Vujovic sebagai arsitek baru BG Pathum United disampaikan pada Senin, 9 Februari 2026. Langkah ini menandai peningkatan signifikan dalam perjalanan kepelatihannya, setelah sebelumnya sempat menjabat sebagai pelatih interim di klub yang sama pada Oktober 2025. Sebelum itu, Vujovic juga telah bergabung dengan BG Pathum United sebagai asisten pelatih sejak awal musim 2025/2026.
Jejak Gemilang di Lapangan Hijau Bersama Persib
Nama Vladimir Vujovic tak asing lagi di telinga Bobotoh, suporter setia Persib Bandung. Selama hampir empat musim, tepatnya dari 2013/2014 hingga 2016/2017, Vujovic menjadi idola berkat penampilan solidnya di lini belakang. Dengan total 67 penampilan di semua kompetisi, ia tak hanya dikenal sebagai bek tangguh, tetapi juga produktif dengan torehan 10 gol dan 3 assist.
Kontribusi terbesar Vujovic bagi Persib Bandung adalah saat ia turut serta membawa tim meraih gelar juara Indonesia Super League (ISL) pada tahun 2014. Prestasi tersebut kemudian disusul dengan trofi Piala Presiden pada tahun 2015, mengukuhkan namanya sebagai bagian tak terpisahkan dari era keemasan Persib. Kemampuannya membaca permainan, duel udara yang dominan, serta kepemimpinannya di lapangan membuatnya menjadi salah satu bek asing terbaik yang pernah dimiliki Persib.
Setelah masa baktinya bersama Persib, Vujovic sempat melanjutkan karier bermainnya di Bhayangkara FC pada 1 Maret 2018, sebelum akhirnya memutuskan gantung sepatu pada 1 Januari 2019. Keputusan ini membuka lembaran baru dalam hidupnya, beralih dari pemain menjadi seorang pelatih.
Perjalanan Karier Kepelatihan yang Berliku
Transisi dari pemain ke pelatih bukanlah hal yang mudah, namun Vujovic menunjukkan dedikasi yang tinggi. Ia memulai karier kepelatihannya di Indonesia dengan menukangi PSIM Yogyakarta pada musim 2018/2019. Meskipun singkat, hanya dalam empat pertandingan, ia berhasil mencatatkan dua kemenangan dan dua kekalahan, menunjukkan potensi awal dalam meracik strategi tim.
Pengalaman Vujovic kemudian meluas ke kancah internasional. Ia sempat melatih klub Salam Zgharta di Lebanon pada musim 2021-2022. Di sana, ia menorehkan prestasi gemilang dengan membawa klub tersebut menjuarai Lebanon Second Division. Dari 21 pertandingan, Salam Zgharta di bawah asuhannya meraih 13 kemenangan, 4 hasil imbang, dan hanya 4 kekalahan, dengan rasio kemenangan mencapai 61,90 persen.
Setelah sukses di Lebanon, Vujovic sempat menjabat sebagai Direktur Teknik Borneo FC pada periode 2022-2023. Kemudian, ia kembali ke bangku pelatih dengan menukangi Racing Beirut, juga di Lebanon, pada musim 2023-2024. Bersama Racing Beirut, ia menghadapi tantangan yang lebih besar, mencatatkan 3 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 2 kekalahan dari 11 pertandingan, dengan rasio kemenangan 27,27 persen.
Tantangan Baru di Liga Thailand Bersama BG Pathum United
Penunjukan resmi Vujovic sebagai pelatih kepala BG Pathum United menjadi puncak dari perjalanan kepelatihannya yang penuh pengalaman. Klub berjuluk ‘The Rabbits’ ini bukanlah tim sembarangan di Liga Thailand. Mereka dikenal sebagai salah satu kekuatan sepak bola di Negeri Gajah Putih.
Sebelum diangkat secara permanen, Vujovic telah menunjukkan kemampuannya saat menjabat sebagai pelatih interim. Dari lima pertandingan yang ia pimpin, BG Pathum United berhasil meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya satu kekalahan, dengan rasio kemenangan 60 persen. Hasil positif ini kemungkinan besar menjadi salah satu faktor kunci di balik keputusan manajemen klub untuk memberikan kepercayaan penuh kepadanya.
Di BG Pathum United, Vujovic akan berhadapan dengan kompetisi yang ketat di Liga Thailand. Ia juga akan menangani beberapa pemain kunci, termasuk Riku Matsuda, pemain keturunan Indonesia-Jepang yang menjadi andalan di sisi kanan pertahanan. Kehadiran Vujovic diharapkan mampu membawa kualitas tambahan bagi tim, terutama dalam menghadapi sisa kompetisi musim ini.
Vujovic sendiri menyambut baik tantangan ini. Ia mengaku senang bisa kembali menukangi tim di level kompetisi top Asia Tenggara. “Saya berharap pengalaman internasional dan rekam jejak melatih di beberapa liga bisa membantu BG Pathum bersaing dengan tim lainnya,” ujar Vujovic, menunjukkan optimisme dan ambisinya untuk membawa klub meraih prestasi terbaik.
Koneksi Sepak Bola Indonesia di Thailand
Penunjukan Vladimir Vujovic ini menambah daftar panjang koneksi sepak bola Indonesia dengan Thailand. Saat ini, Persib Bandung sendiri tengah berada di Thailand untuk melakoni laga penting. Maung Bandung akan menghadapi Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 pada Rabu, 11 Februari 2026. Ini menunjukkan bagaimana interaksi antara kedua negara di kancah sepak bola semakin intens.
Selain Vujovic, ada juga mantan pemain Persib lainnya, Sinthaweechai Hathairattanakool, yang kini melatih Chonburi FC di Liga 2 Thailand sebagai pelatih interim. Fenomena ini menggarisbawahi semakin terbukanya pintu bagi talenta-talenta sepak bola Indonesia, baik pemain maupun pelatih, untuk berkiprah di liga-liga profesional negara tetangga. Kehadiran Vujovic di BG Pathum United diharapkan tidak hanya membawa kesuksesan bagi klubnya, tetapi juga menginspirasi lebih banyak lagi insan sepak bola Indonesia untuk menembus level kompetisi yang lebih tinggi di Asia Tenggara.






Leave a Comment